Kamis, 23 Oktober 2014

Teruntuk Wanita yang Kupanggil Mama

Wanita
Hatinya tertinggal di suatu kota
Dulunya jadi tempat tinggal seorang raja
Pusara suaminya berada di bawah beringin tua
Tak jauh dari rumah lamanya
Hinggi kini masih juga ia rutin menyapa

Wanita
Anak pertamanya sudah lebih tinggi dari dia
Andai ibu tau seberapa besar ia mengasihi
Anak keduanya sebentar lagi jadi pria
Sibuk sekali, tapi selalu jadi anak mami

Wanita
48 tahun ia menjadi kuat demi cinta
biarlah angin menyapu rindu
Izinkan anakmu menumpumu
Cita citamu kan tiba, segera
Mereka sudah berjanji untuk membuatmu bahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar