Pengen punya uang banyakYang depositonya bisa buat tujuh turunanJadi gue kan nggak pusing2 lagi mikirin duitAnak, cucu, cicit gue bisa hidup seneng terusEh kalo lo kekurangan uangTelpon gue aja!
Andai ku jadi orang kayaAndai ku jadi orang kaya
Oppie Andaresta - Cuma Khayalan
Setelah menonton film batman dan ironman, the rich and jenius boys with their 'toys' and 'styles', serta info kekayaan beberapa orang terkaya di dunia, aku baru sadar bahwa di dunia ini memang ada sangat banyak uang yang tersedia dan akan terus bertambah. Ada beberapa orang yang memiliki uang lebih banyak dari total jumlah uang yang pernah aku lihat seumur hidupku.
Aku, seperti oppie andaresta dan hampir semua orang di dunia ini, ingin kaya. Sangat kaya. Dengan kaya, aku bisa berbuat lebih banyak. aku bisa membantu orang lebih banyak, aku bisa memperbaiki taraf hidupku dan orang2 lain, aku dan keluarga bisa memperoleh fasilitas terbaik, aku bisa dibantu agar bahagia dan membantu orang lain agar bahagia, dan lain-lain. Selama ini aku berpikir bagaimana agar aku bisa kaya, tapi aku belum pernah benar-benar berpikir kalau aku sudah sangat kaya, sekaya--atau bahkan lebih--dari para manusia terkaya di dunia itu, mau aku kemanakan uangku?
Tentu saja aku ingin, dan insyaallah akan, berderma. Tapi, bagaimana kalau uang yang sudah aku sumbangkan kemana-mana itu belum habis juga? (Ingat pepatah yang mengatakan bahwa uang yang disedekahkan itu tak akan pernah habis?) Bagaimana kalau aku akhirnya malah bingung mau nyumbang kemana lagi? Yang lebih buruk, bagaimana kalau karena aku saking bingungnya dan saking menggampangkan menyumbang karena telah terbiasa, justru menyumbang kepada orang-orang yang salah? Lalu bagaimana jika orang-orang jadi malas bekerja karena bergantung pada aku? Yang paling parah, bukan tidak mungkin jika orang-orang kemudian terlalu mencintaiku karena menganggap aku penolong mereka? Naudzubillah.
Aku lalu menarik kesimpulan. Mungkin sebaiknya aku tidak jadi orang yang sekaya itu. Yang penting cukup saja lah. Gak usah sampe 'tumpah-tumpah'. Secukupnya. Secukupnya itu seberapa? Mungkin tergantung banyaknya orang baik yang benar-benar butuh aku. Wallahu a'lam.
Omong-omang, kalo nggak salah Mario Teguh (eh, apa ust. Yusuf Mansyur ya? Maaf lupa.) pernah ngasih tips berdoa. Tipsnya, kalau berdoa sama Allah itu yang besar, penting. Kalau berdoa jangan hanya berdoa sesuatu yang menyangkut diri kita, tetapi juga untuk orang banyak. Maka berdoalah kamu kaya, tapi bukan hanya untuk mengkayakan dirimu sendiri, melainkan juga untuk mengkayakan orang lain. Dengan begitu, Allah akan punya 'kepentingan' yang lebih besar untuk membuat kita kaya.
Omong-omong lagi, soal lirik lagu oppie andaresta di atas, aku kurang setuju. Kok yakin banget dia anak cucu cicitnya bakal bahagia gara2 uangnya? Bahagia kan bukan cuma diukur dengan uang--meskipun uang memang punya andil besar sih di dalamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar